SEJARAH SINGKAT
Sejarah Singkat Prodi D3 Kebidanan Muhammadiyah Makassar
1. Latar Belakang dan Pendirian
Akademi Kebidanan Muhammadiyah Makassar didirikan sebagai bagian dari visi Persyarikatan Muhammadiyah dalam memenuhi kebutuhan tenaga kesehatan, khususnya bidan, di Kawasan Timur Indonesia. Akbid ini hadir untuk menjawab tuntutan masyarakat akan tenaga kebidanan yang profesional dan berakhlak islami, serta untuk mendukung pelayanan kesehatan ibu dan anak di wilayah Sulawesi Selatan.
Berdasarkan data yang tersimpan di publikasi online (portal pendidikan tinggi), Akademi Kebidanan Muhammadiyah Makassar secara resmi berdiri pada tanggal 23 Desember 1999, dengan Nomor SK Pendirian 2540DT2007 (hukum dan detail SK/pejabat yang menandatangani biasanya tercantum pada dokumen internal kampus atau PDDikti/ARSIP Kemenristekdikti).
Sebagai institusi vokasi kesehatan, Akbid ini awalnya menyelenggarakan pendidikan Diploma III Kebidanan (D3 Kebidanan) dengan tujuan mencetak Ahli Madya Kebidanan (A.Md.Keb.), dan kurikulumnya disusun berdasarkan standar nasional pendidikan vokasi kesehatan serta kebutuhan praktik klinis di fasilitas kesehatan.
2. Perubahan Bentuk dan Status Kelembagaan
Dalam perjalanan waktu, Persyarikatan Muhammadiyah mengembangkan strategi kelembagaan untuk memperkuat mutu pendidikan kesehatan di bawah satu payung yang lebih besar. Sebagai bagian dari langkah itu, pada tahun 2018 Akbid Kebidanan Muhammadiyah Makassar digabungkan dengan unit pendidikan lainnya (termasuk Akademi Keperawatan Muhammadiyah Makassar) ke dalam struktur kelembagaan yang lebih luas, yakni:
- Universitas Muhammadiyah Makassar (Unismuh Makassar)
melalui izin dan keputusan Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi RI tentang penyatuan perguruan tinggi kesehatan Muhammadiyah.
Proses ini terefleksi dalam dokumen perizinan perubahan bentuk lembaga (sebagaimana dicatat pada beberapa dokumen strategis dan rencana penggabungan Akbid/AKper ke Unismuh).
Dengan penggabungan tersebut, Akademi Kebidanan Muhammadiyah Makassar kini berada di bawah naungan Fakultas Kedokteran dan Ilmu Kesehatan (FKIK) Universitas Muhammadiyah Makassar sebagai Program Studi Diploma III Kebidanan.
Penataan kelembagaan ini bukan sekadar perubahan administratif, namun juga bagian dari upaya penguatan jejaring sumber daya, akses fasilitas pendidikan, dan akuntabilitas mutu akademik dalam koridor sebuah universitas yang mapan.
3. Struktur Pendidikan dan Integrasi
Sebagai bagian dari Unismuh Makassar, struktur pendidikan Program Studi D3 Kebidanan berada di bawah: Fakultas Kedokteran dan Ilmu Kesehatan (FKIK) Universitas Muhammadiyah Makassar dengan gelar lulusan Ahli Madya kebidanan (A.Md.Keb.)
Program studi ini mengikuti kurikulum yang diselaraskan dengan standar nasional pendidikan vokasi serta kebutuhan kompetensi bidan profesional, dengan fokus pada praktik klinik, pencegahan komplikasi maternal & neonatal, serta pelayanan kebidanan berbasis masyarakat.
4. Akreditasi Program Studi
Setelah integrasi ke Unismuh Makassar, Program Studi D3 Kebidanan telah menempuh proses akreditasi kelembagaan program studi di bawah lembaga akreditasi profesi:
- Program Studi D3 Kebidanan FKIK Unismuh Makassar memperoleh akreditasi ‘Baik Sekali’ berdasarkan SK Akreditasi 0091/LAM-PTKes/Akr/Dip/II/2022, yang ditandatangani oleh Ketua LAM-PTKes di Jakarta pada 12 Februari 2022. Berita Unismuh Makassar
Akreditasi ini menunjukkan bahwa penyelenggaraan pendidikan kebidanan di Unismuh memenuhi standar kualitas nasional yang diakui, mencakup aspek kurikulum, dosen, fasilitas pembelajaran, praktik klinis, serta outcome lulusan.
5. Peran dan Kontribusi
Sejak berdirinya hingga saat ini, Program Studi Kebidanan D3 telah menghasilkan lulusan bidan yang tersebar di berbagai fasilitas pelayanan kesehatan di Sulawesi dan Indonesia Timur, serta berperan aktif dalam pelayanan kesehatan ibu dan anak, promosi kesehatan komunitas, serta penguatan sistem kesehatan berbasis masyarakat.